Mandiri Proyeksikan Inflasi 4,6% Tahun Ini
Bank Mandiri memproyeksi inflasi Indonesia pada 2022 berpotensi mencapai 4,6% yoy atau lebih tinggi dibandingkan dengan target sasaran Bank Indonesia (BI) dan pemerintah sekitar 2-4% yoy. Bila melihat dari sisi komponen pembentuk inflasi, komponen yang paling besar mendorong inflasi umum pada tahun ini adalah inflasi harga diatur pemerintah atau administered prices. "Karena ada, potensi kemungkinan penyesuian harga diatur pemerintah, seiring wacana peningkatan harga energi bersubsidi seperti harga listrik, LPG 3kg, dan harga pertalite," kata Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman. Lebih lanjut, Faisal memperkirakan inflasi April akan melonjak didorong oleh faktor musiman seperti Ramadhan, meningkatkan inflasi makanan, sandang, transportasi, restoran, dan rekreasi. "Indeks Harga Konsumen (IHK) diperkirakan meningkat lebih kuat sebesar 0,80% pada 22 April, dibandingkan 0,66% pada 22 Maret 2022," ucapnya.
Tags :
#InflasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023