Perlu Peka terhadap Krisis
Dunia pada tahun 2022 dan 2023 menghadapi kondisi tidak mudah dan penuh ketidakpastian karena situasi ekonomi dan situasi politik global yang mengalami gejolak. Kepekaan krisis dibutuhkan agar dapat membuat perencanaan baik serta skenario yang pas dalam menghadapi situasi tersebut. ”Kita harus betul-betul siap jika krisis ini berlanjut tahun depan. Kita semua harus memiliki sense of crisis. Jangan seperti biasanya. Jangan business as usual. Hati-hati,” kata Presiden Jokowi saat memberi pengarahan dalam Peresmian Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nasional Tahun 2022 di Istana Negara, Kamis (28/4). Kepala Negara menuturkan tahun 2022 dan 2023 situasi ekonomi dan situasi politik global mengalami gejolak serta penuh ketidakpastian. Pandemi belum sepenuhnya berakhir. Beberapa negara masih bergulat menekan penyebaran Covid-19 dan bahkan masih melakukan lockdown. Wakil Menkeu Suahasil Nazara mengatakan, belanja pemerintah pada tahun anggaran 2023 akan dipertajam agar tepat sasaran.Namun, anggaran belanja dipastikan akan tetap fleksibel untuk menopang keberlanjutan pemulihan. (Yoga)
Tags :
#KrisisPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023