Pemudik Melonjak dari Malam hingga Pagi Hari
Menjelang puncak arus mudik, pergerakan pemudik dengan kendaraan pribadi yang melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek mengalami peningkatan signifikan. Malam dan pagi hari menjadi waktu favorit pemudik untuk berangkat sehingga berpotensi terjadi penumpukan kendaraan pada waktu-waktu tersebut. Manajer Transaksi dan Lingkungan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Ahmad Zamzuri mengatakan, mulai Selasa (26/4) pukul 21.00 hingga Rabu (27/4) pukul 06.00, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek melalui GT Cikampek Utama meningkat 131 % dibandingkan dengan kondisi normal. Pada Rabu pagi hingga siang, PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan diskresi kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow atau lawan arus di Jalan Tol Jakarta-Cikampek untuk mengurai kepadatan kendaraan. Contraflow dilakukan pada pukul 07.36-11.00 di Km 47 hingga Gerbang Tol Cikampek Utama di Km 70. Jasa Marga juga sempat menutup ruas Jalan Tol Layang Mohamed bin Zayed (MBZ) pada pukul 08.08 sampai 09.47. Penutupan sementara itu untuk mengurai kepadatan kendaraan di Jalan Tol Layang MBZ.
Peningkatan arus kendaraan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek sudah terlihat pada Selasa (26/4) atau H-6 Lebaran. Berdasar data Jasa Marga, jumlah kendaraan yang keluar Jabotabek melalui GT Cikampek Utama pada Selasa sekitar 53.000 kendaraan atau naik 89 % kondisi normal sekitar 28.000 kendaraan. Secara kumulatif dari H-10 sampai H-6, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Tol Trans-Jawa melalui GT Cikampek Utama sebanyak 213.180 kendaraan atau meningkat 29,4 % dibandingkan dengan saat lalu lintas normal. Zamzuri mengatakan, Jasa Marga akan membuka 30 gardu tol yang berada di GT Cikampek Utama untuk mendukung penerapan sistem satu arah itu. Kabag Operasi Korlantas Kombes Eddy Djunaedi mengatakan, pelaksanaan rekayasa lalu lintas satu arah dan ganjil genap tetap sesuai jadwal. ”Kendaraan yang tidak sesuai ketentuan akan dikeluarkan ke exit (pintu keluar) tol terdekat. Kendaraan itu nanti akan melalui jalur arteri,” katanya. (Yoga)
Tags :
#Isu LokalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023