Lockdown Cina Bisa Menyulut Laju Inflasi RI
Penyebaran Covid-19 di China belum usai sehingga menambah risiko pemulihan ekonomi Indonesia. Salah satunya lonjakan inflasi.
Shanghai, kota dengan jumlah penduduk terbesar di China melakukan lockdown sejak awal April 2022 untuk menekan lonjakan kasus Covid-19. Bahkan Senin (25/4) lalu, Shanghai mencatat 51 kematian baru, rekor tertinggi sejak pandemi. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual melihat, lockdown di Shanghai akan menggangu kinerja manufaktur China. David memperkirakan, tingkat inflasi pada tahun 2022 akan melampaui target pemerintah dan Bank Indonesia (BI) yang ditetapkan sebesar 2% year on year (yoy) hingga 4% yoy.
Tags :
#InflasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023