;

Pertalite Belum Saatnya Dinaikkan

Ekonomi Yuniati Turjandini 20 Apr 2022 Investor Daily
Pertalite Belum Saatnya Dinaikkan

Meski subsidi BBM dan LPG naik sekitar tiga kali lipat menjadi 234 triliun hingga Rp 245 triliun,  pemerintah dihimbau tidak menaikkan  harga komoditas stretegis itu. Dampak pandemi masih diderita oleh sebagian besar masyarakat menengah kebawah. Penurunan subsidi yang berdampak pada kenaikan harga BBM akan mendongkrak laju inflasi. Kondisi berpotensi besar menyulut ketidakpuasaan masyarakat yang dapat  berdampak pada aksi unjuk rasa yang tidak mudah dikendalikan. Lonjakan minyak mentah dan gas dunia, antara lain akibat perang Rusia vs Ukraina, mendongkrak biaya produksi energi. Subsidi BBM dan subsidi LPG pada APBN 2022 diperkirakan naik tiga kali lipat. Pertamina sebagai penyedia BBM dan LPG mengalami tekanan cash flow  yang serius. Data Kementerian Keuangan menunjukkan, pemerintah memiliki akumulasi utang tahun 2020 dan 2021 kepada Pertamina  sekitar Rp93,1 triliun. Jika tidak segera dibayar Pertamina akan mengalami cash flow mismatch. (Yetede)

Download Aplikasi Labirin :