Daya Saing Indonesia di Pasar Tuna Perlu Didorong
Direktur Pemasaran KKP Erwin Dwiyana mengungkapkan, Indonesia tercatat sebagai produsen terbesar tuna-tongkol-cakalang dunia selama 2010-2019, dengan kontribusi 15 % total produksi dunia. Meski menjadi produsen utama tuna, Indonesia hanya menempati peringkat keenam eksportir tuna dunia. Negara tujuan utama ekspor tuna Indonesia, antara lain Jepang, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Thailand. Sebaliknya, Thailand yang merupakan importir tuna-cakalang terbesar ketiga dunia justru menjadi eksportir tuna terbesar di dunia dengan mengandalkan ekspor produk olahan tuna. Pada 2020, ekspor tuna-cakalang dari Thailand tercatat 2,4 miliar USD atau 17,73 % pasar dunia. Sementara ekspor tuna-cakalang Indonesia hanya 724.094 USD atau 5,33 % pasar dunia. Data KKP 2020 mencatat ada 410 unit pengolahan ikan skala menengah-besar untuk komoditas tuna-tongkol dan cakalang. ”Peningkatan daya saing untuk meningkatkan ekspor dimulai dari pemenuhan bahan baku, perbaikan sistem produksi, distribusi dan logistik, serta upaya menumbuhkan iklim usaha investasi yang kondusif,” ujar Erwin.
Country Representative Marine Stewardship Council (MSC) Hirmen Syofyanto menambahkan, tren produk dan konsumen perikanan tuna dunia bersertifikasi MSC semakin diminati. Saat ini, produk tuna dunia yang sudah bersertifikasi MSC sebanyak 2,1 juta ton atau 3 % total tangkapan dunia, dan kebanyakan dipasarkan di AS, Eropa, dan negara-negara Pasifik. Menurut Direktur Ocean Solution Zulficar Mochtar, peningkatan daya saing tuna Indonesia memerlukan pembenahan hulu ke hilir, meliputi perbaikan data stok, kuota, tata kelola yang terkait dengan organisasi perikanan regional (RFMO), kebijakan perizinan, persiapan operasional, penangkapan ikan, pendaratan, pengolahan, target ekspor, transportasi, dan importir. Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch Indonesia Mohammad Abdi Suhufan mengemukakan, pemerintah perlu memprioritaskan pembinaan kepada nelayan kecil dalam upaya peningkatan ekspor tuna. (Yoga)
Tags :
#perikananPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023