Mulai Menggeliat Kuartal I Konsumsi Semen Tumbuh 5,5%
Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatat, permintaan semen untuk kuartal I-2022 masih cukup bagus atau mencapai 5,5% secara tahunan (year on year/yoy) dimana hampir semua daerah yang meningkat kecuali di Bali dan Nusa Tenggara yang masih stagnan. "Hal ini terjadi karena hambatan pembangunan dari pandemi Covid-19 sudah mulai turun disemua daerah baik di Jawa maupun diluar Pulau Jawa," ujar Ketua Umum ASI Widodo Santoso. Adapun untuk realisasi Maret 2022, permintaan semen tercatat turun dibanding bulan sebelumnya, yakni hanya naik 2,5% yoy. Berdasarkan data ASI, konsumsi semen di Jawa mencapai 34,5 juta ton atau tumbuh 4,6% yoy. Untuk di Kalimantan tercatat mencapai 0,43 juta ton, tumbuh 2,0% yoy. Jika peningkatan konsumsi dalam negeri cukup baik, sebaliknya realisasi penjualan ekspor pada kuartal I-2022 justru penurunan tajam sekitar 25% yoy atau hanya 2,1 juta ton. Jumlah tersebut terdiri semen 400 ribu ton dan klinker 1,8 juta ton. (Yetede)
Tags :
#Ekonomi MakroPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023