Surplus Terdorong Produk Pengolahan
Badan Usaha Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Maret 2022 menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah. Nilai ekspor pada periode tersebut mencapai US$ 26,5 miliar untuk naik 44,36% dibandingkan pada Maret 2021. Ekspor non migas mendominasi dengan nilai ekspor sebesar US$ 25,09 miliar atau naik 28,82% dibanding pada Februari 2022 seerta naik 43,82% dibandingkan pada Maret 2021, sedangkan nilai ekspor minyak dan gas sebesar US$ 1,41 miliar. Adapun nilai total impor mencapai US$ 21,97 miliar hingga neraca perdagangan Indonesia surplus US$ 4,53 bulan berturut-turut," kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers, kemarin. Ia menjelaskan kinerja ekspor nonmigas nasional ditopang oleh ekspor produksi industri pengolahan senilai US$ 19,26 miliar. (Yetede)
Tags :
#EksporPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023