Konflik Rusia-Ukraina Sebabkan Defisit
Kinerja positif ekspor dan impor Indonesia sedikit terganggu invasi Rusia ke Ukraina, konflik menyebabkan ekspor Indonesia ke Rusia dan Ukraina turun sehingga neraca perdagangan dengan kedua negara itu defisit. Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, Rusia merupakan negara pengimpor lemak dan minyak hewan/nabati, karet dan barang dari karet, serta mesin/peralatan listrik dari Indonesia. Begitu juga dengan Ukraina yang merupakan negara pengimpor lemak dan minyak hewan/nabati, kertas atau karton, serta alas kaki dari Indonesia. Ekspor Indonesia ke Rusia Maret 2022 turun 88,1 juta USD, ekspor Indonesia ke Ukraina juga turun 23,3 juta US. ”Impor Indonesia dari Rusia dan Ukraina juga turun. Indonesia merupakan pengimpor besi-baja, pupuk, dan bahan bakar dari Rusia. Adapun dari Ukraina, Indonesia mengimpor serealia, besi baja, serta mesin dan perlengkapan pesawat,” ujarnya.
BPS mencatat, neraca perdagangan Indonesia dengan Rusia Maret 2022 defisit 189,5 juta USD. Hal ini membuat defisit Indonesia terhadap Rusia pada Januari-Maret 2022 melebar, 204,6 juta USD. Adapun neraca perdagangan Indonesia dengan Ukraina Maret 2022 defisit 6,6 juta USD. Surplus neraca perdagangan Februari 2022 sebesar 3,6 juta USD. (Yoga)Tags :
#DefisitPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023