;

Generasi Z di Pasar Modal

Ekonomi Yoga 18 Apr 2022 Kompas
Generasi Z di Pasar Modal

Data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dan BEI mencatat, hingga akhir triwulan I-2022 jumlah investor pasar modal 8,3 juta orang, naik 12,13 % dari 7,29 juta orang akhir Desember 2021. Selama Desember 2020-Desember 2021, jumlah investor melonjak 91,34 % dari 3,81 juta orang menjadi 7,29 juta orang. Investor pemula dari generasi milenial / Y (lahir 1981-1995) dan Z (lahir 1996-2012) mendominasi, menyumbang 80 % total populasi di pasar modal. Ini bukan hanya tren Indonesia dengan struktur demografi mudanya, melainkan juga tren global. Kehadiran Gen Y dan Z menjadi kekuatan yang terus bertumbuh, mendorong bursa ke new frontiers. Studi di sejumlah negara menunjukkan separuh Gen Y dan Z menginvestasikan uang dengan motivasi utama mandiri secara finansial. Bursa saham menjadi salah satu pilihan.

Karakteristik Gen Y dan Z, menurut Jean Case, CEO For What It’s Worth, adalah mereka memiliki kekuatan ekonomi lebih besar, menghasilkan lebih banyak, menabung lebih banyak, berinvestasi lebih awal dan pada tingkat yang lebih tinggi daripada generasi sebelumnya. Di Indonesia, lonjakan jumlah investor diikuti kinerja bursa yang impresif, tecermin dari IHSG dan kapitalisasi pasar. Sepanjang 2021, nilai perdagangan, frekuensi transaksi, dan volume transaksi naik 45,7 %, 91,3 %, dan 81 %. Selain meningkatnya kesadaran berinvestasi dan kekuatan modal Gen Y dan Z; situasi pandemi, rendahnya suku bunga (yang membuat menaruh uang di bank tak lagi menarik), munculnya platform pialang online, dan perdagangan tanpa komisi membuat investasi di bursa lebih mudah diakses dari sebelumnya, juga ikut memicu lonjakan investor. (Yoga)


Tags :
#Pasar Modal
Download Aplikasi Labirin :