Konglomerat Agresif Garap Bisnis Pelabuhan
Prospek bisnis pengelolaan pelabuhan logistik semakin basah. Lihat saja, sejumlah perusahaan konglomerasi agresif masuk sektor kemaritiman tersebut. Salah satu konglomerat yang terjun ke bisnis pelabuhan adalah Maspion Group. Menggandeng Dubai Ports World bersama mitranya Caisse de Depot et Place du Quebec (CDPQ), Maspion berniat membangun pelabuhan peti kemas dan wilayah industri di Gresik, Jawa Timur. Konglomerat lainnya, PT Astra International Tbk (ASII) menggarap bisnis pelabuhan melalui PT Astra Infra yang mengelola Pelabuhan Penajam Banua Taka di wilayah Selat Makassar, Kalimantan Timur. Sementara itu, konsorsium perusahaan milik Chaerul Tanjung turut menjadi pengelola Pelabuhan Patimban sejak Maret 2021. Konsorsium ini bernama PT Pelabuhan Patimban Indonesia (PPI) yang beranggotakan PT CT Corp Infrastruktur Indonesia, PT Indika Logistic & Support Service, PT U-Connectivity Service dan PT Terminal Petikemas Surabaya.
Tags :
#BisnisPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023