;

Berharap Lebaran di Industri Pergelaran

Ekonomi Yoga 17 Apr 2022 Kompas
Berharap Lebaran di Industri Pergelaran

Tahun 2022 moga-moga memang menjadi ”lebaran” bagi hampir seluruh pelaku bisnis pertunjukan di Indonesia. Pergelaran pertunjukan mulai diperbolehkan lagi. Jadwal-jadwal konser musik, misalnya, mulai bermunculan. Gagasan aneka konser mulai menggelora di kepala para penyelenggara, disertai animo besar calon penonton yang sudah bersiap-siap memilih konser yang akan mereka datangi. Bulan Maret kemarin beberapa konser sudah mulai terselenggara. Di Mandalika seiring MotoGP yang heboh itu, ataupun Joyland di Bali, bulan Maret lalu. Java Jazz Festival yang tidak hadir di tahun 2021, bila sesuai jadwal, pergelaran ini akan diadakan pada akhir Mei 2022. Bagi pelaku bisnis yang mencari rezeki di sektor pertunjukan, konser virtual memang sempat menumbuhkan harapan dan terasa layak dijajaki. Namun, penonton memang tidak terlalu berminat.

Situasi pandemi Covid-19 yang seakan sudah sirna di Los Angeles, Amerika Serikat, bisa juga terjadi di Indonesia. Laporan pemred Kompas mengatakan, penerbangan hingga berkeliling-keliling selama sepekan di sana, kesan seram sudah jauh dari yang dibayangkan. Pandemi seakan telah sirna. Penerapan prokes serba ketat untuk mencegah penularan Covid-19 tak terlihat lagi di area public, masker sudah menjadi opsi. Meskipun di bandara penumpang masih menggunakannya, begitu keluar bandara semua orang tidak lagi bermasker. Begitu pula di rumah makan, tempat berbelanja, kampus, dan area publik lainnya. Pandemi di sana sudah berubah menjadi endemi. Kita berharap hal yang sama di sini, konser music, semestinya tidak terkendala lagi. Sekarang saja, dengan segala kesibukan mempersiapkan Java Jazz 2022, mereka yang dahulu bekerja bersama perlahan sudah mulai kembali, mereka bekerja sambil bernyanyi-nyanyi, ”Ramadhan telah tiba”. Setelah dua tahun berpuasa, semoga ”lebaran” tahun 2022 ini berlangsung meriah dan tentu saja aman dan menyenangkan. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :