;

Kinerja Emiten: BUMN Karya Berburu Kontrak Baru

Kinerja Emiten: BUMN Karya Berburu Kontrak Baru

BUMN Karya terus memburu kontrak baru demi mengejar target yang akan dibidik pada tahun ini. Petumbuhan realisasi kontrak baru pada kuartal I/2022 membuka peluang peningkatan kinerja emiten kontraktor pelat merah. Empat emiten kontraktor BUMN kompak mengantongi kenaikan nilai kontrak baru (NKB) sepanjang Januari—Maret 2022. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), misalnya, kontrak baru melonjak 99,41% year-on-year (YoY) menjadi Rp9,28 triliun hingga pekan terakhir Maret 2022. Direktur Utama Wijaya Karya Agung Budi Waskito mengatakan perolehan kontrak baru tersebut mencapai 21,79% dari target kontrak baru tahun 2022 sebesar Rp42,57 triliun. Sementara itu, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) optimistis dapat meraih kontrak hingga Rp30 triliun tahun ini. Corporate Secretary Waskita Karya Novianto menjelaskan hingga Februari 2022, perseroan telah membukukan NKB secara konsolidasian sebesar Rp746,47 miliar.

Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) Farid Budiyanto menyampaikan NKB perseroan hingga Maret 2022 sebesar Rp3,9 triliun. Realisasi itu melesat 129% dibandingkan dengan perolehan kontrak pada kuartal I/2021 sebesar Rp1,7 triliun. Pertumbuhan NKB juga dibukukan oleh PT PP (Persero) Tbk. (PTPP). Hingga kuartal I/2022 perseroan telah mengunci Rp3,1 triliun kontrak baru. Direktur Utama PTPP Novel Arsyad menjelaskan target proyek infrastruktur masih menjadi andalan baik infrastruktur darat maupun infrastruktur air pada 2022. “Dalam hal ini nilainya kalau boleh digabung di kinerja kuartal I/2022, pencapaian sekitar Rp3,1 triliun kontrak baru,” jelasnya dalam konferensi pers, Selasa (5/4).

Tags :
#Umum
Download Aplikasi Labirin :