;

Kemilau Mutiara Perlu Dukungan

Ekonomi Yoga 14 Apr 2022 Kompas
Kemilau Mutiara Perlu Dukungan

Wakil Ketua Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia (Asbumi) Sutrisno Sukendi, Rabu (13/4), menyatakan, Indonesia merupakan produsen mutiara laut selatan terbesar di dunia sejak 2005. Meski produk mutiara laut selatan Indonesia (Indonesia South Sea Pearl/ISSP) diakui di luar negeri, pemasaran di dalam negeri masih rendah. Sentra budidaya mutiara air laut selatan (Pinctada maxima) tersebar di 12 provinsi, promosi produk mutiara laut selatan di dalam negeri digalakkan sejak 2011. Namun, upaya itu menghadapi tantangan gempuran mutiara air tawar (Chinese Pearl) ataupun produk imitasi buatan pabrik yang masuk dalam jumlah besar.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ernawati Trenggono, menilai, kurangnya edukasi bisa menyebabkan masyarakat salah memilih mutiara. Mayoritas produk mutiara laut selatan Indonesia dipasarkan dalam bentuk butiran sehingga nilai tambahnya rendah. Produk umumnya diekspor melalui lelang di luar negeri, seperti di Jepang dan Hong Kong, dan kualitasnya kerap dinilai lebih rendah dari produk serupa asal Australia. Menurut Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Artati Widiarti, perlu upaya bersama mengangkat keunggulan mutiara laut selatan Indonesia. Apalagi, sebagian produk mutiara laut selatan asal Australia juga dibudidayakan di Indonesia melalui skema investasi PMA. (Yoga)


Tags :
#Mutiara
Download Aplikasi Labirin :