Perang Rusia-Ukraina Bisa Hambat Ekspor RI
Bank Indonesia (BI) menilai, perang Rusia dan Ukraina berdampak terhadap kenaikan harga sejumlah komoditas, sehingga membawa angin segar ekspor nasional. Akan tetapi perang ini akan menghambat pertumbuhan volume ekspor Indonesia, karena permintaan dagang dari negara mitra bisa berkurang. "Ini wajar sebagai dampak dari melambatnya pertumbuhan ekonomi AS, Eropa, Tiongkok, dan India, yang merupakan mitra dagang Indonesia." ucap Deputi Gubernur BI Dodi Budi Waluyo, pekan lalu. Dia menyatakan ada empat strategi ekspor yang bisa diterapkan. Pertama, mendiverifikasikan pasar ekspor agar tidak bergantung pada negara tradisional. "Kita mungkin tidak bisa kembali pada volume ekspor tinggi, seperti periode-periode sebelumnya, tetapi kita memiliki kekuatan SDA. Itu artinya hilirisasi terus dilakukan dan barangnya dibutuhkan pasar global. Saya punya optimisme di situ," tegas dia. (Yetede)
Tags :
#EksporPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023