Produksi Massal Toyota Innova EV Tunggu Kesiapan Ekosistem
Toyota menunggu kesiapan ekosistem mobil listrik nasional sebelum memproduksi Massal Kijang Innova Electrik Vehicle (EV). Alasannya, ekosistem mobil pembakaran dalam (internal combustion engine/ICE) dan EV jauh berbeda. Direktur Administrasi, korporasi dan hubungan ekstrenal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam menuturkan, perbedaan ICE dan EV mencakup proses pembiayaan, perawatan kendaraan, hingga pengisian bahan bakar. Semua ini harus dibangun pararel bersama pengembangan EV. Konsep Kijang Innova EV alias listrik ditampilkan dalam pembukaan-pembukaan Internasional Motor Show (IIMS) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (31/3). Mobil MPV itu tidak hanya dipajang di booth Toyota di IIMS 2022, tetapi sudah dapat dikendarai mengelilingi area parkir JIExpo. Menteri Koordinator Perekonomian RI Arilangga Hartarto termasuk salah satu yang pertama kali mengendarai mobil ini. (Yetede)
Tags :
#MobilPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023