Waspada Lonjakan Inflasi Ramadhan
Tingkat inflasi sepanjang Ramadhan dan momen Idul Fitri 2022 diprediksi melonjak dibanding periode tahun-tahun sebelumnya. Kepada Ekonom PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede, menuturkan peningkatan inflasi tersebut akan didorong oleh semua komponen inti, harga bergejolak, maupun harga yang diatur pemerintah. Kenaikan harga bahan pokok, seperti minyak goreng, BBM dan Elpiji, hingga menyesuaikan tarif baru pajak pertambahan nilai (PPN) dari 10% menjadi 11%, menjadi faktor pendorong utama. "Inflasi April 2022 diperkirakan akan terus berlanjut meningkat, didorong oleh seluruh komponen inflasi,"ujar Josua, kemarin. Dia berujar, implementasi tarif baru PPN yang dimulai per 1 April 2022 berpotensi mendorong tambahan inflasi sekitar 0,30-0,50%. Sedangkan inflasi harga bergejolak diprediksi tetap tinggi seiring dengan meningkatnya permintaan komoditas sepanjang Ramadan dan menjelang Idul Fitri. (Yetede)
Tags :
#InflasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023