;

Benahi Tata Kelola Impor Besi Baja

Ekonomi Yoga 02 Apr 2022 Kompas
Benahi Tata Kelola
Impor Besi Baja

Utilisasi industri baja nasional tergerus derasnya arus impor produk jadi besi dan baja. Kasus dugaan korupsi surat penjelasan pengecualian impor yang sedang ditangani Kejaksaan Agung dinilai dapat menjadi pintu masuk membenahi tata kelola impor serta memperkuat industri besi dan baja dalam negeri. BPS mencatat, impor besi dan baja mencapai 5,34 miliar USD atau Rp 76,8 triliun (kurs Rp 14.357 per USD), meningkat 66 % dibandingkan nilai impor 2020 sebesar 3,22 miliar USD, setara Rp 46,3 triliun.

Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Andry Satrio Nugroho, Jumat (1/4) mengatakan, dominasi impor produk akhir besi dan baja yang semakin tinggi membuat produsen lokal sulit bersaing dengan produk impor yang harganya jauh lebih murah. Disparitas harga yang cukup tinggi antara besi dan baja lokal dengan impor, khususnya asal China, membuat rata-rata utilisasi industri baja nasional selalu di bawah 60 %. Idealnya, utilisasi industri perlu mencapai 80 % agar mendapat keuntungan sepadan dan bertumbuh. (Yoga)


Tags :
#Baja #Impor
Download Aplikasi Labirin :