Prospek Pasar Kuartal II/2022 Surat Utang Tetap Cerah
Prospek surat utang pada kuartal II/2022 tetap cerah dengan imbal hasil stabil meskipun dibayangi oleh ketidakpastian global di tengah upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat lelang surat berharga pada kuartal I/2022 mengumpulkan total dana Rp209,36 triliun. Perinciannya adalah lelang surat berharga negara (SBN) dan surat berharga syariah negara (SBSN) senilai Rp207,17 triliun dan lelang sukuk tambahan Rp2,19 triliun.
Namun, total dana yang terkumpul sepanjang 3 bulan pertama 2022 masih lebih rendah dibandingkan dengan target yang dipatok Rp241 triliun. Di sisi lain, pemerintah juga melakukan penerbitan surat utang negara (SUN) berdenominasi dolar Amerika Serikat senilai US$1,75 miliar dari dua seri bertenor 10 tahun dan 30 tahun.Sementara itu, Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto memaparkan bahwa minat investor terhadap obligasi pemerintah Indonesia masih cukup baik. Menurutnya, likuiditas domestik yang masih melimpah akan menjadi katalis positif yang menekan pelemahan yield SUN Indonesia. Pergerakan yield SUN Indonesia pada kuartal II/2022, ujar Ramdhan, tidak akan berbeda jauh dengan kuartal sebelumya. Invstor masih akan memilih SUN bertenor pendek sejalan dengan fluktuasi pergerakan pasar yang masih berpotensi meningkatkan risiko investasi di obligasi Indonesia.
Tags :
#UmumPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023