Covid-19 Jatuhkan Hampir 5 Juta Penduduk Asia-Tenggara ke Kemiskinan Ekstrim
Bank Pembangunan Asia dan ADB menyampaikan laporan bahwa Asia Tenggara sedang bergulat dengan tingkat kemiskinan tinggi akibat gelombang Covid-19 berulang hingga mengganggu pasar tenaga kerja di kawasan itu. "Pandemi telah menyebabkan meluasnya angka pengangguran, memperburuk ketimpangan dan menaikkan tingkat kemiskinan, terutama dikalangan perempuan, pekerja muda dan lanjut usia (lansia) di Asia Tenggara," ujar Presiden ADB Masatsugu Asakawa, yang dilansir CNBC pada Kamis (17/3).
Meskipun ADB memperkirakan pertumbuhan 2022 sebesar 5.1% karena program vaksinasi yang lebih tinggi hingga mendorong perekonomian dibangun kembali, ADB memperingatkan soal kehadiran varian baru yang dapat memangkas pertumbuhan sebanyak 0,8%. "Dampak pandemi terhadap kemiskinan dan pengangguran kemungkinan berlanjut karena para pekerja yang tidak aktif menjadi tidak terampil, dan akses kelompok miskin terhadap (ketersediaan) peluang semakin memburuk. Ketika ini terjadi, penurunan ketimpangan akan berpindah antar generasi," kata ADB. (Yetede)
Tags :
#BeritaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023