Harga Minyak AS Jatuh Dibawah US$ 100
Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) jatuh lebih dari 8% hingga menyentuh angka dibawah US$ 100 per barel pada perdagangan Senin (14/3). Faktor penyebabnya adalah kemajuan dalam krisis Ukraina dengan akan digelarnya perundingan damai yang baru di Tiongkok. Menurut Rebecca Babin, pialang energi senior CIBC Private Wealth AS, penyebab jatuhnya harga minyak itu karena faktor-faktor geopolitik dan permintaan. Rusia dan Ukraina dijadwalkan menggelar perundingan damai lagi pada Senin waktu setempat. "Aksi hari ini mencerminkan perubahan sentimen dalam konflik Rusia dan Ukraina sehingga menimbulkan sentimen jual, kekhawatiran fundamental terhadap permintaan dari Tiongkok sehingga para pialang fundamental melakukan aksi ambil untung, serta tekanan teknikal karena minyak mentah sudah menyentuh level-level tertinggi," tutur Babin. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023