Jalan Mulus Bisnis Otomotif
Penurunan penjualan mobil pada Februari 2022 rupanya tak membuat pelaku industri otomotif waswas. Mereka optimistis kinerja tahun ini bakal terungkit lantaran insentif pajak masih berlaku serta momentum pelonggaran aktivitas masyarakat. Situasi itu akan memudahkan penyelenggaraan berbagai pameran otomotif yang digadang-gadang menjadi penopang penjualan. Data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, penjualan mobil pada Februari 2022 hanya 81.228 unit, lebih rendah ketimbang Januari 2022 sebanyak 84.062 unit. Menurut Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara, penurunan penjualan pada Februari kemungkinan dipicu keraguan baik dari pelaku industri otomotif maupun masyarakat, karena kebijakan pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM-DTP) saat itu belum ada kabar kelanjutan.
Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan kebangkitan sektor otomotif akan membawa dampak positif ke sektor lainnya. Pasalnya, otomotif merupakan lokomotif yang dapat menarik industri lain seperti komponen, besi baja, asuransi, hingga pembiayaan. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menyatakan di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu, tren pemulihan di sektor otomotif terus berlanjut. Hal itu turut berdampak terhadap leasing sebagai salah satu industri penopang.Tags :
#OtomotifPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023