Giliran Harga Gula Naik
PALEMBANG, SRIPO - Belum reda sulitnya mendapatkan minyak goreng, kini muncul lagi kesulitan membeli gula, karena harganya naik dan di sejumlah retail. Bahkan pembelian gula juga dibatasi.
Harga gula kemasan premium sejak Senin (21/2/2022) naik Rp 1.000 per kg, dari semula Rp 12.500 menjadi Rp 13.500 per kg.
Di sejumlah retail pembelian gula dibatasi. Di Super Indo misalnya, pembelian dibatasi maksimal 2 kg per konsumen per hari. Di Hypermart juga dibatasi, namun jumlahnya lebih banyak yakni boleh beli hingga 5 kg. "Ya harga naik sejak Senin, tapi tidak dibatasi jumlah pembelian karena stok banyak dan lancar," kata Manager on duty supermarket Diamond Soma Veteran, Minto diwawancarai, Rabu (23/2/2022).
Dia mengatakan, dulu sebelum harga gula naik pembelian memang sempat dibatasi per konsumen, hanya boleh beli maksimal 2 kg saja. Tapi kini bebas mau beli banyak juga boleh. Meski pembelian tidak dibatasi, tapi nyatanya pembeli gula tidak banyak dan tidaklah seramai seperti konsumen membeli minyak goreng.
Pasokan gula di supermarket Diamond sendiri aman hingga jelang ramadhan nanti sebab mulai pekan ini stok untuk kebutuhan Ramadan sudah tersedia karena biasanya memang menjelang Ramadan stok sudah disiapkan untuk dua bulan ke depan atau stok ditambah 3x-4x lipat dari suplai harian. "Gula, terigu, beras dan lainnya sudah siap jelang Ramadan dan stok aman. Hanya minyak saja stoknya begitu sampai langsung dipajang langsung ludes," ujar Minto.
Sementara itu suplai minyak goreng di Diamond masih sama 300 karton atau 3.600 liter ludes dalam waktu dua hari saja. Minyak goreng yang masuk yakni merek Fortune bantal dibandrol Rp 13.500 per kg, SunCo Rp 14 ribu per liter dan Sania Rp 14 ribu per liter.
Hanya ada tiga jenis minyak goreng sawit ini yang masuk dan disuplai distributor ke Diamond. Supermarket juga sengaja mengeluarkan minyak per merek sebab jika dikeluarkan berbarengan biasanya minyak goreng SunCo akan lebih cepat habis dan minyak goreng kemasan sederhana lebih lambat laku.
"Sejak pagi SunCo sudah kita keluarkan dan habis stoknya jadi ini Fortune bantal kita pajang dan bisa dilihat pembeli juga tetap banyak bahkan pembelinya kini juga berubah bukan cuma ibu-ibu saja tapi bapak-bapak dan anak muda juga ikut beli minyak goreng," kata Minto.
Petugas keamanan Diamond bahkan disiagakan di rak minyak goreng karena ada saja sejumlah konsumen yang ngotot membeli minyak melebihi batas yang sudah ditentukan yakni maksimal 2 liter per konsumen.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023