Putin: Kepentingan Rusia Tidak Dapat Dinegosiasikan
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa kepentingan negaranya tidak dapat dinegosiasikan. Rusia telah mengerahkan lebih dari 150.000 tentara di perbatasan dengan Ukraina, sementara negara-negara Barat menghukum Rusia dengan sanksi-sanksi baru. "Negara kami selalu terbuka untuk dialog langsung dan jujur, untuk mencari solusi diplomatik untuk masalah yang paling kompleks. Kepentingan Rusia, keamanan warga kami, tidak dapat dinegosiasikan bagi kami," kata Putin, Rabu (23/2). Ia bicara setelah majelis tinggi parleman.
Dewan Federasi, pada Selasa (22/2) malam, dewan tersebut memberi Putin persetujuan bulat untuk mengerahkan apa yang disebut penjaga perdamaian. Putin menetapkan sejumlah syarat kondisi yang jika pihak Barat ingin mengurangi eskalasi krisis. Menurutnya, Ukraina yang pro Barat harus membatalkan ambisi keanggotaan di Partai Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan mempertahankan netralitas. Rencana Putin masih tetap tidak jelas pada Rabu. Tetapi para pejabat Barat telah mengingatkan bahwa Rusia telah mempersiapkan invasi habis-habisan ke Ukraina, yakni langkah yang dapat memicu perang bencana di Eropa. (Yetede)
Tags :
#BeritaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023