Tensi Memanas Lagi
Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akibat ketegangan Rusia dan Ukraina semakin memanas. Kondisi tersebut menyulut aksi risk off dan rupiah jadi melemah. Mengutip Bloomberg, Selasa (22/2), kurs rupiah spot melemah 0,27% ke Rp 14.366 per dolar AS. Sedangkan, kurs Jisdor versi Bank Indonesia (BI) juga melemah 0,23% ke Rp 14.362 per dolar AS. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, rupiah bergerak melemah karena ketegangan Rusia dan Ukraina semakin memanas setelah Presiden Vladimir Putin mengakui kemerdekaan dan kedaulatan wilayah Donetsk dan Luhansk sebagai Ukraina Timur.
Tags :
#InflasiPostingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
03 Feb 2026
Perdagangan AS-China
30 Jun 2025
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
28 Jun 2025
Perang Global Picu Lonjakan Utang
25 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023