;

Kerja Sama Ekonomi, RCEP Perlu Meninjau Kembali Marwahnya

Ekonomi Yoga 19 Feb 2022 Kompas
Kerja Sama Ekonomi, RCEP Perlu Meninjau Kembali Marwahnya

RCEP adalah kerja sama ekonomi terbesar di dunia, dengan 2,3 miliar penduduk Bumi di dalamnya., setara sepertiga penduduk dunia. Jaringan kerja sama yang aktif sejak Januari 2022 ini beranggotakan 10 negara ASEAN, Selandia Baru, Australia, Korea Selatan, China, dan Jepang. Dua anggota Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional atau RCEP meminta Myanmar dikeluarkan, dengan alasan tidak mau memberi panggung kepada junta militer yang dianggap bukan pemerintahan sah pasca kudeta Februari 2021. Sikap tersebut sejatinya tidak sesuai definisi dan tujuan pembentukan RCEP, kecuali RCEP meninjau kembali marwah serta tujuan kerja mereka. Menlu Filipina Teodoro Locsin Jr mengemukakan, ”Filipina tidak mengakui junta sebagai pemerintahan yang sah di Myanmar karena tidak dipilih oleh rakyat”.

Peneliti Pusat Riset Ekonomi Badan Rien dan Inovasi Nasional, Zamroni Salim, menjelaskan bahwa sikap Filipina dan Selandia Baru itu tidak sesuai dengan visi dan misi pembentukan RCEP. Tujuan kemitraan ini murni untuk sektor ekonomi dan perdagangan. Artinya, terlepas dari ideologi dan sistem politik negara anggotanya, RCEP tetap melakukan kerja sama. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :