;

Bunga Deposito, Tak Indah Lagi

Ekonomi Yoga 08 Feb 2022 Kompas
Bunga Deposito, Tak Indah Lagi

Bisa dibilang bunga deposito kini tak menarik lagi karena angkanya terus merosot ke titik nadir. Berdasarkan data BI, rata-rata bunga deposito jangka 1 bulan perbankan nasional per akhir November 2021 hanya 3,05 % per tahun, terendah sepanjang sejarah Indonesia. Terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi pergerakan bunga deposito, yang paling berpengaruh tentulah suku bunga acuan BI, yakni BI 7-day (Reverse) Repo Rate (BI-7DRR). Setiap pergerakan suku bunga acuan akan diikuti dengan cepat oleh perbankan. Transmisi dari suku bunga acuan ke suku bunga deposito berjalan sempurna. Sejak November 2018, BI-7DRR secara konsisten menurun, dari 6 % menjadi 3,5 % saat ini. Tren penurunan suku bunga acuan tersebut tak terlepas dari rendah dan stabilnya inflasi beberapa tahun terakhir serta upaya untuk membangkitkan kembali perekonomian yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Bunga deposito semakin menukik ke bawah karena selama pandemi, likuiditas perbankan sangat melimpah, tercermin dari rasio alat likuid/non-core deposit dan alat likuid/dana pihak ketiga yang per November 2021 mencapai 154,9 % dan 34,24 %, di atas ambang batas 50 % dan 10 %. Rendahnya suku bunga deposito juga mempercepat kebangkitan industri reksa dana yang sebelumnya terpuruk akibat berbagai skandal oleh sejumlah manajer investasi. Merosot sejak Februari 2021, jumlah unit penyertaan dan nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana kembali tumbuh mulai Juni 2021. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :