Empat Bank BUMN Kuasai Mayoritas Pasar Kredit
Di tengah pandemi, perbankan nasional mampu membukukan pertumbuhan penyaluran kredit. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan pertumbuhan kredit nasional naik 5,24% year on year (yoy). Dari Rp 5.482 triliun menjadi Rp 5.769 triliun sepanjang 2021. Di masa pandemi pula, tercipta rekor baru penyaluran kredit. Bank Mandiri secara konsolidasi mencatatkan kredit Rp 1.050,16 triliun di 2021, naik 8,86% secara tahunan dibanding tahun 2020 sebesar Rp 964,72 triliun. Nilai itu berkontribusi 18,2% terhadap total pasar kredit. Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi menyatakan, kredit korporasi masih menjadi salah satu motor penggerak. Dengan realisasi Rp 370 triliun atau tumbuh 8% secara konsolidasi.
Sementara Bank BNI menyalurkan kredit Rp 582,43 triliun sepanjang tahun lalu, naik 5,3% yoy dibanding tahun 2020 sebesar Rp 553,1 triliun. BTN menyalurkan kredit Rp 273,46 triliun hingga 11 bulan pertama 2021 tumbuh 5,84% yoy dibanding November 2020 yang senilai Rp 258,35 triliun. Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto menyatakan, secara konsolidasi, kredit BRI tembus Rp 1.026,42 triliun pada akhir September 2021. Hitung punya hitung, empat bank BUMN itu semakin dominan dalam penyaluran kredit perbankan.Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023