;

Melirik Mobil Listrik Logistik untuk Pasar Domestik

28 Jan 2022 Bisnis Indonesia
Melirik Mobil Listrik Logistik untuk Pasar Domestik

Beberapa waktu lalu kita menyaksikan perdebatan dan diskursus mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) yang dipertontonkan oleh para pembantu Presiden hingga pejabat publik. Tentu ini menjadi sesuatu yang menggembirakan karena mobil listrik sebagai bagian dari masa depan industri otomotif kini mulai jadi perbincangan yang cukup hangat dan serius. Perdebatan mulai membahas untung-rugi dan layak tidaknya mengembangkan mobil listrik di dalam negeri. Ketika berbicara mobil listrik tentu tidak akan terlepas dari keunggulan Indonesia sebagai penghasil nikel terbesar dunia. 

Sebetulnya Indonesia masih dapat menggarap mobil dengan segmen yang berbeda, yakni mobil listrik non-penumpang atau komersial (electric light commercial vehicle/eLCV). Segmen mobil listrik komersial untuk keperluan logistik masih dirasa bisa berkembang. Setidaknya hingga 10 tahun ke depan, eLCV masih akan tumbuh dengan CAGR 40% di pasar AS dan Eropa. Pertama, kerja sama dengan penyedia teknologi dan pabrikan mobil listrik. BUMN perlu segera didorong untuk melakukan joint venture dengan pabrikan mobil besar. Setidaknya untuk dapat saling bekerjasama dalam aspek know-how dan konsep mobil listrik. Kedua, memastikan keberadaan offtaker bagi eLCV yang diproduksi. Apabila menyasar pasar ekspor AS dan Eropa perlu waktu panjang. Di sisi lain, apabila diarahkan untuk pengantaran logistik domestik akan menjadi tantangan karena last mile delivery di Indonesia berbeda.



Tags :
#Mobil
Download Aplikasi Labirin :