Laba Perbankan 2021 Tumbuh Signifikan
Industri perbankan mencatatkan laba signifikan pada 2021, bahkan melampaui perolehan 2019 atau sebelum pandemi Covid-19. Penyaluran kredit melaju seiring pulihnya perekonomian. Hal itu menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan laba perbankan. Bank terbesar kedua di Tanah Air, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, mencatat laba bersih Rp 28,03 triliun pada 2021 atau tumbuh 66,8 % dibandingkan 2020. Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi (27/1), menjelaskan, pertumbuhan laba bersih itu ditopang optimalisasi fungsi intermediasi perseroan dan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Laju tahunan kredit secara konsolidasi bertumbuh 8,86 % menjadi Rp 1.050,16 triliun. Segmen kredit korporasi menjadi motor penggerak pertumbuhan dengan realisasi Rp 370 triliun atau tumbuh 8 % secara tahunan. Penyaluran kredit UMKM pada Bank Mandiri meningkat 15 %, menembus Rp 103,5 triliun.
Bank terbesar ketiga di Indonesia, PT Bank Central Asia (BCA) Tbk, juga mencatat laba bersih konsolidasi 2021 sebesar Rp 31,4 triliun dan tumbuh 15,8 % dibandingkan 2020. Dirut BCA Jahja Setiaatmadja menjelaskan, peningkatan laba berasal dari pertumbuhan penyaluran kredit 2021 sebesar 8,2 %. Total kredit yang disalurkan BCA Rp 636,98 triliun pada 2021. Pertumbuhan kredit BCA terjadi di hampir semua segmen, dan paling tinggi ditopang segmen korporasi dan KPR. Pertumbuhan tertinggi kredit BCA terjadi pada sektor KPR yang mencapai 8,2 % sebesar Rp 97,5 triliun. Jahja menjelaskan, pertumbuhan kredit yang meningkat tersebut dipicu kondisi ekonomi yang terus membaik. (Yoga)
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023