Menjaring Investor Institusi
Ditengah kuatnya ekspektasi bahwa ekonomi segera pulih dari krisis akibat Covid-19, pasar saham masih bergerak tak menentu. Indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI belakangan terus melemah. Pada perdagangan Selasa (25/1) kemarin, IHSG minus 0,20% selama setahun berjalan. IHSG tidak sendirian. Volatilitas di alami hampir seluruh bursa saham di dunia, para investor global mulai menarik dananya dari emerging markets karena penaikan FFR merupakan sinyal bahwa ekonomi AS mulai pulih. Mereka tidak boleh terlambat memanfaatkan momen tersebut untuk menginvestasikan dananya di negeri Paman Sam yang dikenal dengan negara paling aman untuk berinvestasi. Pergerakan pasar saham bisa lebih terukur jika porsi investor institusi dan ritel berimbang. Banyak cara untuk menambah porsi investor institusi, misalnya memberikan insentif pajak kepada pengelola dana pensiun (dapen), perusahaan asuransi, atau korporasi yang menginvestasikan dananya di pasar modal. (Yetede)
Tags :
#InvestorPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023