Wall Street di Prediksi Tetap Tertekan Bulan Ini
Pasar saham di Amerika Serikat (AS) diprediksi tetap tertekan pekan ini, setelah mengakhiri perdagangan pekan lalu di posisi terburuk sejak 2020. Para investor juga akan mencermati hasil rapat Komite Terbuka Federal (FOMC) pada Rabu, (26/1) waktu setempat. Netfilx anjlok setelah mengeluarkan laporan keuangannya pada Kamis pekan lalu. Indeks teknologi Nasdaq sudah anjlok 15,5 dari level tertingginya dan mengawali awal tahun terburuk sejak 2008. Selain nasib sektor teknologi di Wall Street, para investor juga akan mencermati rapat kebijakan The Federal Reserve (The Fed) pada selasa dan Rabu. Yang akan dicari tahu adalah suku bunga acuan akan dinaikkan tahun ini dan kapan akan dimulai penaikannya. Hal yang menjadi perhatian utama The Fed saat ini adalah inflasi, yang sudah tertunjukkan pada naiknya biaya-biaya dalam laporan keuangan perusahaan-perusahaan serta naiknya harga-harga. (Yetede)
Tags :
#USAPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023