Mengejar Nilai Tambah Ekspor
Strategi penghiliran industri menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk memberikan nilai tambah lebih atas komoditas ekspor agar Indonesia mampu memanfaatkan momentum dari membaiknya kinerja penjualan barang ke luar negeri. Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat nilai ekspor tahun lalu sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah di posisi US$231,54 miliar, tidak sekadar menggembirakan dari sisi angka.
Di sisi sektoral, sepanjang 2021 ekspor sektor manufaktur yang merupakan komponen tertinggi dari total ekspor non-migas tumbuh 35,1%, diikuti sektor pertambangan 92,1%, dan sektor pertanian 2,8%.
Performa ekspor ini tentu harus lebih ditingkatkan lagi agar komoditas ekspor makin memiliki nilai tambah, sehingga pada akhirnya mampu menembus pasar global. Beberapa komoditas ekspor yang masih dapat diolah seperti nikel, bauksit, tembaga, dan timah.
Tags :
#EksporPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023