;

Penyaluran Kredit Bakal Terakselerasi

Ekonomi Yoga 24 Jan 2022 Kompas
Penyaluran Kredit Bakal Terakselerasi

Berdasarkan Survei Perbankan Triwulan IV-2021 yang dirilis BI pekan lalu, responden memperkirakan pertumbuhan kredit 2022 mencapai 8,7 %, lebih tinggi dari pertumbuhan kredit 2021, sebesar 5,2 %. Optimisme tersebut, didorong kondisi moneter ekonomi yang stabil serta relatif terjaganya risiko penyaluran kredit. Dirut PT BNI (Persero) Tbk Royke Tumilaar menjelaskan, pihaknya menargetkan pertumbuhan kredit 7,5 % tahun 2022. BNI menyiapkan rencana strategis, baik organik maupun anorganik, untuk mengoptimalkan ekspansi kredit tahun ini. BNI juga menjalankan beberapa aksi korporasi, seperti penerbitan surat utang, saham, dan akuisisi bank. Tahun ini, BNI meningkatkan upaya menggarap segmen UMKM agar naik kelas dan menembus pasar ekspor dengan program pembinaan serta kemitraan bisnis di BNI Xpora, program BNI khusus untuk nasabah dunia usaha berorientasi ekspor.

Dirut PT BRI (Persero) Tbk Sunarso menargetkan pertumbuhan kredit tahun ini 8-10 persen. BRI, kata Sunarso tetap fokus pada penyaluran kredit UMKM yang potensinya masih sangat besar. Hasil riset tentang usaha ultramikro (UMi) di Indonesia menunjukkan ada 45 juta pelaku usaha UMi per akhir tahun 2019, dan baru 15 pelaku usaha ultramikro yang tersentuh layanan keuangan formal dari bank atau tekfin. Artinya, ada 30 juta pelaku UMi yang tergantung pendanaannya kepada rentenir, kerabat, dan belum sama sekali terjangkau lembaga keuangan. Untuk mengoptimalkan penyaluran kredit ke segmen ultramikro, BRI melakukan efisiensi jaringan bersama PNM dan Pegadaian selaku anggota Holding Ultra Mikro. Efisiensi dilakukan melalui program Sentra Layanan Ultra Mikro atau SenyuM, yang membuat BRI, PNM, dan Pegadaian bisa secara efektif memberdayakan pelaku usaha ultramikro yang unbankable. (Yoga)


Tags :
#Kredit
Download Aplikasi Labirin :