;

Pendanaan Usaha Rintisan Makin Marak

Ekonomi Yoga 20 Jan 2022 Kompas
Pendanaan Usaha
Rintisan Makin Marak

Pendanaan usaha rintisan oleh perusahaan modal ventura makin marak. Perusahaan modal ventura anak usaha Bank Mandiri, Mandiri Capital Indonesia (MCI), misalnya, mendanai 7 perusahaan rintisan selama 2021 dari sektor e-dagang, teknologi finansial, dan perusahaan penyedia layanan perangkat lunak. ”Kami punya komitmen membangun ekosistem start up di Indonesia melalui investasi, pertumbuhan, dan exit yang sehat,” ujar Dirut MCI Eddi Danusaputro (19/1). MCI juga termasuk 1 dari 5 perusahaan modal ventura anak usaha BUMN yang menyuntikkan investasi dalam Merah Putih Fund (MPF), sebuah inisiatif Kementerian BUMN sebagai dana kelolaan yang mendukung akselerasi start up lokal yang berpotensi menjadi unicorn (perusahaan rintisan dengan valuasi lebih dari 1 miliar dollar AS) melalui kolaborasi bisnis dan modal. Adapun target penutupan investasi pertama Rp 4 triliun.

MCI juga bersinergi dalam penyaluran kredit agrikultur dengan Crowde senilai Rp 310 miliar dan kredit UMKM melalui Investree senilai Rp 306 miliar. Pada 2022, MCI fokus menyasar peluang pendanaan baru pada sektor tekfin. Perusahaan yang disasar adalah mereka yang berada pada tahap pertumbuhan, tapi pihaknya tetap membuka kemungkinan berinvestasi di perusahaan rintisan sektor lain seperti teknologi logistik dan teknologi pendidikan. 

Sementara itu, perusahaan rintisan penjualan mobil bekas Moladin mengumumkan pendanaan seri A sebesar 42 juta USD (Rp 596 miliar), dipimpin oleh Sequoia Capital India dan Northstar Group. Chief Executive Officer dan Co-Founder Moladin Andrew Khoo menjelaskan, pendanaan digunakan untuk membantu peningkatan bisnis transaksi mobil Moladin yang sudah ada, memperluas jaringan cabang, dan untuk memasuki peluang bisnis baru seperti ritel, pembiayaan, dan servis. Pada 2021, Moladin menjangkau lebih dari 15.000 agen dan dealer penjualan mobil bekas. (Yoga)


Tags :
#Pembiayaan
Download Aplikasi Labirin :