;

Emiten Transportasi Darat, Berebut Kue Logistik <em>e-Commerce</em>

Ekonomi B. Wiyono 05 Mar 2019 Bisnis Indonesia
Emiten Transportasi Darat, Berebut Kue Logistik <em>e-Commerce</em>
Transaksi dagang secara elektronik di Indonesia ditaksir berpotensi meningkat dari US$12,2 miliar pada 2018 menjadi US$53 miliar pada 2025. Ekonomi digital yang terus berkembang ikut memikat perusahaan logistik untuk mencicipi kue e-Commerce. Merujuk riset Google Temasek, jaringan logistik menjadi salah satu ujung tombak untuk menangani peningkatan pengiriman barang yang dibeli lewat e-Commerce. Dalam 3 tahun saja, volume pengiriman barang e-Commerce di Asia Tenggara diestimasi meningkat dari 800.000 paket per hari pada 2015 menjadi 3 juta paket per hari pada tahun 2018. Sejumlah emiten transportasi dan logistik pun menyiapkan strategi untuk menangkap peluang dari melesatnya frekuensi kirim-mengirim barang yang dibeli secara digital. Mereka ialah PT Satria Antaran Prima Tbk. (SAPX), PT Dewata Freight International Tbk. (DEAL), dan PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA). Kehadiran dagang-el memberikan keuntungan bisnis bagi penyedia dagang-el dan penyedia jasa logistik. Prospek bisnis logistik pada tahun ini diprediksi akan sangat baik seiring dengan berkembangnya bisnis dagang-el.
Download Aplikasi Labirin :