Momentum Bank Dulang Cuan
Capaian kinerja pada 2021 yang diramal moncer bakal menjadi modal kuat bagi bank dalam memacu bisnis pada 2022. Demikian pula dengan tren positif sejumlah indikator ekonomi yang diyakini menjadi katalis positif bagi bank dalam mengerek kredit di tengah situasi menantang akibat pandemi Covid-19. Pelaku industri perbankan optimistis kinerja pada 2022 akan baik kendati tetap mewaspadai dampak dari penurunan kualitas kredit.
Alhasil, meriahnya permintaan kredit yang diimbangi dengan tingkat suku bunga rendah, serta berbagai terobosan inovasi perbankan, mengungkit laba yang dibukukan bank. Bahkan, saat dana pihak ketiga (DPK) menumpuk lantaran laju kredit belum naik tinggi, bank masih bisa mendulang cuan dari penempatan dananya di surat berharga negara. Berdasarkan data Bisnis Indonesia Resources Center (BIRC), laba bersih bank sampai dengan kuartal III/2021 mencapai Rp103,52 triliun. Nilai itu telah melampaui kinerja laba pada akhir 2020 yang tercatat Rp98,32 triliun. Sementara itu, konsensus analis di Bloomberg memperkirakan laba bersih sebanyak sembilan bank papan atas pada 2021 sekitar Rp106,91 triliun. Kelompok bank itu rata-rata mewakili 74% dari total laba industri perbankan nasional. (Lihat infografik) Mengacu pada asumsi tersebut, laba di industri perbankan nasional pada 2021 dapat menyentuh Rp130 triliun—Rp140 triliun.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023