Niaga Daring Perlu Inovasi
Sektor niaga daring di Indonesia terus berkembang. Beberapa perusahaan bahkan naik kelas menjadi unicorn atau perusahaan bervaluasi 1 miliar dolar AS. Namun, tidak semua mampu bertahan dalam persaingan. Menurut ekonom INDEF Andry Satrio Nugroho, perusahaan daring butuh inovasi yang kuat dalam memanfaatkan modal. Tokopedia dan Bukalapak mampu menjadi unicorn kerena mengarah menjadi aplikasi super (tidak hanya menjual barang, tapi juga mengintegrasikan jasa). Sebaliknya beberapa perusahaan daring justru meredup seperti Qlapa dan MatahariMall karena hanya mampu mengubah konsep toko luring menjadi daring.
Niaga daring yang menjual produk kerajinan lokal Qlapa mengumumkan penutupanya pada Senin, 4 Maret 2019. Perusahaan yang telah beroprasi selama 4 tahun tersebut gulung tikar meski meraih sejumlah penghargaan.
Niaga daring yang menjual produk kerajinan lokal Qlapa mengumumkan penutupanya pada Senin, 4 Maret 2019. Perusahaan yang telah beroprasi selama 4 tahun tersebut gulung tikar meski meraih sejumlah penghargaan.
Tags :
#e-commercePostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023