;

Tiga Megaproyek Pangkas Impor US$ 2,8 Miliar

11 Jan 2022 Investor Daily
Tiga Megaproyek Pangkas Impor US$ 2,8 Miliar

Sebanyak tiga megaproyek Petrokimia milik PT Pertamina (persero), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP/TPIA), dan PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) diprediksi mampu memangkas impor sebanyak 2 juta ton senilai US$ 2,8 miliar pada 2027. Bahkan, dengan tiga megaproyek ini, Indonesia bisa swasembada petrokimia dan mampu mengekspor produk itu sekitar 600 ribu ton senilai US$ 840 juta. Petrokimia berniat menaikkan kapasitas produksi petrokimia dari 1,6 juta ton saat ini menjadi 8 juta ton pada 2027.

Dengan kapasitas sebesar itu, Pertamina bakal menyaingi Chandra Asri yang kini mendominasi pasar petrokimia nasional. Wakil Ketua Asosiasi Industri Alefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) Suhatmiyarso menuturkan, pada 2021, pasar petrokomia nasional berkisar 5-6 juta ton. Dari jumlah itu sebanyak dua juta ton dipenuhi dari impor. 

Sementara itu, dia menuturkan, produksi petrokimia hulu nasional sekitar 3 juta ton, terdiri atas Olefin, seperti etilena, propilena, dan butadiean serta aromatik. Bahan baku Oleifin adalah nafta, yang dihasilkan dari pengelolaan minyak mentah, sedangkan aromatim adalah kondensat, Etilena dan propilena diolah menjadi produk hilir, seperti PP dan PF. Permainan petrokimia nasional biasanya tidak langsung menjual langsung produk petrokimia hulu, karena marjinnya rendah. (Yetede)

Tags :
Download Aplikasi Labirin :