Kredit Konsumsi Kembali ke Masa Sebelum Pandemi
Belanja masyarakat mulai pulih dan terus naik seiring pemulihan ekonomi. Hal ini menjadi kesempatan perbankan memacu kredit konsumsi tahun ini. Alhasil, penyaluran kredit konsumsi terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan penyaluran kredit konsumsi hingga kuartal III-2021 sudah mencapai Rp 1.583,6 triliun, tumbuh 2,95% year on year (yoy). Angka tersebut sudah melampaui penyaluran kredit sebelum pandemi. Tahun 2019 penyaluran kredit konsumsi tercatat Rp 1.559,26 triliun. Penyaluran kredit konsumsi diperkirakan akan terus membumbung, Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kredit konsumsi naik dari 3,8% yoy pada Oktober 2021 menjadi 4,2% yoy pada bulan berikut.
Dari sisi KPR, Bank Tabungan Negara (BTN) yakin pembiayaan perumahan dapat tumbuh lebih tinggi dengan bertumpu pada KPR subsidi dan non-subsidi. Bank mengembangkan ekosistem digital perumahan dalam proses bisnisnya. Bank pelat merah ini juga menggandeng platform jual beli berbasis teknologi, penambahan fitur anyar pada aplikasi mobile banking hingga membangun aplikasi baru. Hingga Oktober 2021, Bank BTN telah menyalurkan kredit senilai Rp 271,8 triliun, naik 6,06% secara yoy. Direktur Consumer and Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar Direktur mengatakan, pertumbuhan kredit properti cenderung stabil. Laju tersebut ditopang penyaluran KPR subsidi dan KPR non-subsidi.
Tags :
#KreditPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023