;

Melacak Jejak Para Pelaku ”Money Game”

Melacak Jejak Para Pelaku ”Money Game”

Suasana santai tak mampu menyelubungi ketegangan Y, akibat pertanyaan soal Anwar Moch Hasan, CEO World X-Coin, anak saudari kandung istri Y. Sebelumnya, Anwar lewat aplikasi internet menawarkan  investasi berimbal menggiurkan, 20,68 %-106,89 %. Tahun 2019, pembayaran keuntungan macet, modal nasabah tersangkut, aplikasi investasi tidak bisa digunakan. 20 tahun lalu, Anwar menumpang di rumah Y, namun ia kini tidak tahu keberadaan Anwar. Tahun 2016, Anwar membuat PT  Dunia Coin Digital, yang dari akta perusahaan berlokasi di Jalan Bulak Wangi III Blok A1 Patal Kedaung, Pamulang, tapi nihil, alamat di sana selama ini hanya dengan nomor dan nama jalan. Pencarian berlanjut ke alamat pada KTP Anwar, yakni Jalan Bulak Wangi II Nomor 58, Kedaung, Pamulang. Di sana kami disambut Ramli, pemilik rumah, saat menanyakan keberadaan Anwar, Ramli bercerita bahwa Anwar menyalahgunakan alamat rumahnya. Anwar sempat membeli rumah di Kompleks Perumahan De Latinos BSD City, Kluster De Rio. Namun, saat didatangi pertengahan November lalu, sudah berganti kepemilikan. Pada 2019, rumah itu beberapa kali didatangi orang yang dirugikan Anwar, lalu menyita mobil Anwar. Tak lama setelah itu, Anwar dan keluarga tak terlihat lagi.

Keberadaan Direktur PT Teknologi Investasi Indonesia Hindera juga masih tanda tanya. PT Teknologi Investasi Indonesia adalah perusahaan yang menciptakan robot trading kripto bernama Mark AI. Situs perusahaan itu tahun 2021 tak lagi bisa diakses dan nasabah tak lagi bisa menarik uangnya. Di lantai 16 blok 16D gedung Voza Premium Office, kantor Mark AI, tak terlihat aktivitas, telah kosong 2 bulan, tapi logo dan nama perusahaan Mark AI masih terpampang. Upaya menemukan Hindera dan staf Mark AI tak berhasil, namun berdasarkan informasi di kalangan investor Mark AI, Hindera diketahui tinggal di Bali. Ia diduga sempat melakukan tes PCR di Bali pada hari Mark AI menutup situsnya.(Yoga)


Tags :
#Umum
Download Aplikasi Labirin :