Industrialisasi Daerah, NTB Tambah Lahan Kayu Putih
Pemprov NTB menargetkan 15.000 hektare (ha) lahan kayu putih pada 2023 untuk mendukung pemenuhan bahan baku industri. Kadis LH NTB Madani Mukaron menjelaskan, luas tanaman kayu putih existing 5.200 ha di pulau Lombok dan Sumbawa. Saat ini Indonesia baru bisa memenuhi 20 % kebutuhan minyak kayu putih dalam negeri. Setiap ha lahan bisa ditanami 5.000 pohon kayun putih, yang bisa dipanen dalam 1 tahun dengan estimasi 1 pohon menghasilkan ½ kg minyak dengan harga Rp 1.000 per kg, di tahun ke 2, tiap pohon menghasilkan 1 kg minyak dengan harga Rp 1.000 per kg, maka 5 ha menghasilkan Rp 10 juta. Tahun ke 3 lebih banyak lagi, apalagi menggunakan lahan kering dan tanpa perawatan. Pemprov NTB melarang bahan baku mentah dikirim keluar daerah maupun ekspor. Komoditas yang boleh dikirim merupakan barang setengah jadi dan barang jadi, untuk mendapat nilai tambah bagi NTB. (Yoga)
Tags :
#PerkebunanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023