Dari Dagang hingga Pencak Silat
Upaya merawat hubungan diplomatik Indonesia – Mesir terus dilakukan termasuk bidang ekonomi dan budaya. Di bidang ekonomi, Indonesia rutin berpartisipasi pada pameran atau pameran tunggal di Kairo atau kota lain di Mesir agar masyarakat Mesir lebih mengenal produk Indonesia. Salah satunya internasional Food Africa pada 12-14 Desember 2021, dimana 12 perusahaan Indonesia, sebagian besar UMKM menawarkan produk, seperti rempah-rempah, kacang-kacangan, wafer, biskuit, keripik kulit ikan, bumbu masakan, bawang goreng, terasi, mi kuah taoco, tepung adonan untuk bakso, kopi, dan produk turunan sawit, dengan transaksi Rp 47 miliar untuk rempah-rempah dan kopi. Atase Perdagangan KBRI Kairo Irman Adi Purwanto Moefthi menuturkan, banyak buyer dari luar Kairo, seperti Alexandria, Damietta, Beni Suef, Suez, dan kota lain di Mesir. Menurut Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Kairo M Aji Surya, dalam 5 tahun terakhir total perdagangan bilateral 2 negara, 1,50 miliar dollar AS tahun 2021 dan 1,18 miliar dollar AS pada 2020. Di bidang budaya, Sekolah Indonesia Cairo (SIC) gandeng sekolah-sekolah international di Mesir menggelar perayaan ulang tahunnya ke-65, pada 26 Desember 2021. Dengan tema ”Merajut Persaudaraan Berbalut Budaya”, ditampilkan bazar makanan dan produk serta kerajinan tangan khas Indonesia. Turut digelar pula pementasan seni oleh pelajar SIC, seperti tari Papua, tari jaipong, tari tortor, simfoni kecapi, angklung, biola, piano, paduan suara, dan pencak silat. Dubes RI untuk Mesir Luthfi Rauf berharap pencak silat jadi olahraga yang diakui sebagai olahraga resmi Mesir. (Yoga)
Tags :
#PerdaganganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023