;

Defisit APBN 2021 di Bawah Target

Defisit APBN 2021 di Bawah Target

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan, defisit Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara (APBN) 2022 mencapai Rp 783,7 triliun atau 4,65% dari Produk Domestik Bruto (PDB) (unaudited). Defisit ini lebih rendah dibandingkan 2020 yang tercatat sebesar Rp 947 triliun atau 6,14% maupun target 2021 yang ditetapkan 5,7% dari PDB. Sedangkan belanja negara sepanjang tahun 2021 sebesar Rp 2.786,8 triliun lebih tinggi Rp 36,7 triliun dari target APBN 2021 Rp2.759,0 triliun. Sri Mulyani menjelaskan, motor penggerak belanja pada tahun lalu adalah belanja Kementerian/Lembaga (k/L) yang masuk kedalam belanja pemerintah pusat. Sementara itu, penerimaan pajak tahun lalu tercatat mencapai Rp1.2775 triliun atau tumbuh 19,2%, bahkan mencapai 103,9%. "Pajak ini tumbuh 19,2%, bayangkan tahun lalu kita terpukul, seluruh pembayaran pajak kita tiarap di 19,6%," kata Sri Mulyani. (Yetede)

Tags :
#APBN
Download Aplikasi Labirin :