Inflasi Turkey Mencapai 36,1% pada Desember
Tingkat inflasi tahunan Turki melonjak ke level tertinggi sejak 2022 pada Desember 2021, menurut data resmi yang sempat dirilis senin (3/1). Turki mengalami krisis mata uang yang dipicu oleh kebijakan ekonomi nonkonvensional Presiden Recep Tayyip Erdogan. Indeks harga konsumen (IHK) melonjak menjadi 36,1% pada Desember 2021 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tetapi Erdogan tetap teguh pada kebijakannya, menentang kenaikan suku bunga yang dia sebut "Ibu dan Bapak dari segala kejahatan" untuk memerangi inflasi.
Erdogan pada Senin menuduh kelompok yang disebutnya para elite mengambil untung dari pendapatan bunga yang belum diterima. Nilai tukar lira Turki merosot 44% terhadap dollar AS pada 2021. Kerugian dipercepat pada akhir tahun lalu, ketika Erdogan mengatur serangkaian kebijakan penurunan suku bunga yang tajam. Erdogan telah meningkatkan upah minimum bulanan yang dapat dibawa pulang sebesar 50%, meningkatnya menjadi 4.250 lira (sekitar US$ 310), yang dikhawatirkan para ekonom akan semakin mendorong inflasi. (Yetede)
Tags :
#InflasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023