Minat Investasi, NFT Diyakini Makin Populer
NFT diyakini makin populer tahun ini seiring tingginya minat masyarakat dan perkembangan pesat teknologi digital. Ketum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) sekaligus COO Tokocrypto Teguh Kurniawan Hamada mengungkap, NFT jadi sorotan sepanjang 2021, bahkan masuk pencarian terbanyak melampaui kripto dalam Google Trends global 2021. Saat pasar aset kripto turun volume transaksinya, penjualan NFT malah melonjak dan akan meningkat secara eksponensial pada 2022. Data DappRadar menunjukkan pada kuartal III/2021, penjualan NFT USD 10,7 miliiar atau Rp 152 triliun di seluruh dunia, naik tajam dari UDSD 1,3 milyar atau 18,5 triliun pada kuartal II/2021. Di Indonesia pasar industri NFT makin matang dengan banyaknya marketplace NFT yang bermunculan diantaranya TokoMall, produk Tokocrypto yang sejak diluncurkan Agustus 2021 memiliki 10.000 kolektor, 60 mitra resmi dan lebih dari 8.000 NFT. Investor digital memanfaatkan aset NFT untuk menghasilkan uang dalam waktu singkat, tapi pembeli harus membayar royalty 10 % pada pencipta asli.
Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuabi mengatakan, pemerintah, OJK, Bappebti dan pemangku kepentingan lain wajib berkolaborasi membuat peraturan terkait tata cara transaksi NFT, pemberian izin dagang dan lain-lain, untuk melindungi masyarakat yang berinvestasi di NFT. (Yoga)
Tags :
#Digital Ekonomi umumPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023