Mempertanyakan Komitmen Aksi Iklim Bank BUMN
Data BNPB menyebutkan sepanjang 2021 terjadi 2.841 bencana alam yang didominasi bencana iklim. Kejadian bencana naik 19,4 % dari 355 pada 2020 jadi 424 kejadian pada 2021. Jumlah pengungsi dan terdampak bencana naik 153 % dari 265.913 orang jadi 672.736 orang.
Menurut Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti, kerugian ekonomi Indonesia akibat krisis iklim mencapai Rp 100 triliun per tahun, meningkat seiring ekstremnya cuaca. Semua pihak memiliki peran menghentikan krisis iklim ini, termasuk sektor perbankan, terutama bank BUMN. Desember 2021, koalisi #BersihkanIndonesia, gabungan ormas sipil yang mengajak masyarakat aktif mendorong perubahan kebijakan energi dan lingkungan, mengirimkan surat kepada para CEO bank BUMN, seperti Bank Mandiri dan BNI, agar menghentikan pendanaan ke sektor batubara. yang mempercepat terjadinya krisis iklim, namun hingga penghujung 2021, belum ada hasilnya, Padahal, jika membaca Sustainability Report-nya, mereka berkomitmen ikut mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK), penyebab krisis iklim. (Yoga)
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023