Suku Bunga Acuan Naik Mulai Kuartal III-2022
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mulai mengirim sinyal ke pasar dan pelaku ekonomi bahwa kenaikan suku bunga acuan BI atau BI-& Day Reserve Repo Rate (BI7DRR) akan mulai dilakukan pada kuartal III-2022. BI7DRR yang saat ini berada di level 3,5% bakal dinaikkan saat inflasi mulai meningkat yang diperkirakan baru akan terjadi pada kuartal III tahun depan. "Pada kesempatan ini, suku bunga (acuan BI) 3,5%. Kami akan terus mempertahankan ditahun depan, sampai akan ada tanda-tanda kenaikan inflasi," kata Perry dalam webinar Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia. Lebih lanjut Perry mengatakan, pada saat ini, kondisi suku bunga rendah juga disertai dengan likuiditas yang longgar disektor keuangan. Sebagai tambahan informasi, BI telah menambahkan likuiditas (quantitative easing) di perbankan sebesar Rp 141,19 triliun pada tahun ini hingga 14 Desember 2021.Setelah menggelar Rapat Dewan Gubernur selama dua hari (15-16 Desember 2021), BI memutuskan untuk mempertahankan kembali suku bunga acuan di level 3,25%. (Yetede)
Tags :
#Kilas EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023