Pertumbuhan Uang Beredar, Indikator Pemulihan Ekonomi Meningkat
Sinyal pemulihan ekonomi menguat, tercermin dalam pertumbuhan uang beredar dalam arti luas (M2) sebesar 11 % (year on year / yoy) jadi Rp 7.572,2 triliun. Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono berkata peningkatan tersebut didorong akselerasi uang beredar dalama arti sempit (M1) sebesar 14,7 % (yoy) dan uang kuasi 7 % (yoy). Peningkatan komponen M1 didorong peredaran uang kartal yang November 2021 tercatat Rp 755,1 triliun, tumbuh 8,8 % yoy)dari sebelumnya 8,3 % (yoy), dan giro rupiah. Faktor yang pengaruhi M2 adalah penyaluran kredit yang tumbuh 4,4 % (yoy) dari sebelumnya 3 %, dan aktiva luar negeri bersih. Direktur Eksekutif Centre of Law and Economic Studies Bhima Yudistira menyampaikan peningkatan M2 yang didorong penyaluran kredit mengindikasikan pemulihan dari sisi konsumsi. Kredit konsumsi November 2021 tumbuh 4,1 % (yoy) dengan pertumbuhan KPR 9 %. (Yoga)
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023