Memacu Ekspor Industri
Kabar baik datang dari perdagangan Indonesia. Kemarin, Kementerian Perdagangan resmi melepas ekspor dengan nilai puluhan triliun rupiah ke puluhan negara tujuan. Tak hanya itu, jumlah perusahaan yang terlibat pun sampai ratusan yang berasal dari berbagai daerah. Meski masih berjibaku menghadapi penyebaran virus corona, yang mengakibatkan melemahnya perekonomian nasional dan global, kinerja ekspor Indonesia pada tahun ini patut diapresiasi. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), total nilai ekspor Indonesia pada Januari–November 2021 mencapai US$209,16 miliar atau naik 42,62% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut diklaim menjadi angka tertinggi yang melampaui rekor pada 2011 senilai US$203 miliar.
Tak hanya secara nilai, torehan prestasi lainnya yang dicatatkan atas kinerja ekspor pada tahun ini adalah bidang usaha yang berkontribusi tinggi. Bila sebelumnya ekspor didominasi oleh produk komoditas seperti produk pertanian, minyak sawit, dan karet, kini sudah beralih pada industri pengolahan. Sebagaimana yang dilansir oleh BPS, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan pada Januari–November 2021 naik 35,42% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020, dengan tujuan ekspor produk manufaktur terbesar dikirimkan ke China, yaitu sebesar US$5,41 miliar. Selanjutnya disusul Amerika Serikat senilai US$2,54 miliar dan Jepang US$1,64 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 44,61% terhadap ekspor nasional. Adapun ekspor ke Asean dan Uni Eropa masing-masing sebesar US$4,14 miliar dan US$1,80 miliar.
Tags :
#EksporPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023